Pages

Kamis, 12 Februari 2015

Interaksi Sosial


Manusia adalah makhluk sosial....
Mengingat  pelajaran sosiologi sewaktu sekolah dulu, pelajaran tentang interaksi sosial. Dulu sepertinya nggak ada gunakanya buat kehidupan. Tetapi anggapan itu ternyata salah, karena setiap manusia pasti butuh berinteraksi dengan sesamanya. Entah interaksi secara langsung maupun tidak langsung.
Berikut ini rangkuman dari pelajaran yang diterima masa dulu...

Pengertian Interaksi Sosial
Interaksi sosial dalah suatu hubungan social yang dinamis antara orang perorangan, antara individu dan kelompok manusia, dan antar kelompok manusia.

Proses Interaksi Sosial
Interaksi sosial terjadi karena faktor kebutuhan yang timbul dari dalam diri manusia mencakup kebutuhan dasar, kebutuhan sosial dan kebutuhan integratif, serta naluri untuk hidup berkelompok atau bersama
orang lain.

Syarat Terjadinya Interaksi Sosial
Ada 2 syarat terjadinya interaksi sosial:
1. Kontak sosial, 
berdasarkan cara komunikasi terbagi menjadi 2, yaitu: 
a. Kontak langsung 
b. Tidak langsung
berdasarkan proses komunikasi dibedakan menjadi 2, yaitu: 
a. Kontak Primer 
b. Kontak Sekunder
2. Komunikasi,
Komunikasi yaitu tafsiran seseorang terhadap perilaku orang lain yang diwujudkan dengan pembicaraan, gerak gerik, sikap, maupun perasaan tertentu.
Komunikasi dibagi menjadi 3, yaitu:
a. Komunikasi satu arah (Simplex)
b. Komunikasi dua arah (Duplex)
c. Komunikasi semi dua arah (Half Duplex) 

Bentuk-bentuk Interaksi Sosial
1. Kerjasama, yaitu bergabungnya sekelompok manusia untuk mencapai tujuan bersama. Meliputi:
  • Bargaining, perjanjian tukar menukar barang dan jasa antar dua organisasi atau lebih
  • ooptasi, proses penerimaan unsur-unsur baru dalam kepemimpinan atau pelaksanaan politik dalam suatu organisasi
  • Koalisi, merupakan kombinasi antara dua organisasi atau lebih yang memiliki tujuan sama
  • Joint Venture, adalah kerjasama dalam pengusahaan proyek tertentu dengan system bagi hasil
  • Kerukunan, mencakup gotong royong dan tolong menolong.
2. Akomodasi, yaitu usaha untuk menciptakan keseimbangan dalam interaksi antara individu maupun kelompok yang berkaitan dengan pelaksanaan nilai dan norma sosial dalam masyarakat. Atau usaha manusia untuk meredakan suatu pertentangan agar tercapai kestabilan kembali. Akomodasi sebenarnya suatu cara untuk menyelesaikan pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan sehingga lawan tidak kehilangan kepribadiannya
3. Asimilasi, merupakan proses social yang ditandai dengan adanya usaha untuk mengurangi perbedaan yang terdapat diantara individu atau kelompok dan usaha mempertinggi kesatuan tindak, sikap, serta proses mental untuk mencapai kepentingan dan tujuan bersama.
4. Akulturasi, proses penyatuan berbagai unsur kebudayaan asing yang diterima, diolah, tanpa menghilangkan kepribadian kebudayaan itu sendiri, sehingga menjadi suatu bentuk kebudayaan baru.
5. Persaingan, merupakan suatu proses sosial yang ditandai dengan adanya persaingan antar individu maupun kelompok dalam mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan dengan cara menarik perhatian atau mempertajam prasangka tanpa menggunakan ancaman dan kekerasan.
6. Kontravensi, suatu bentuk proses sosial yang berada diantara persaingan dan pertikaian serta ditandai dengan adanya gejala ketidakpastian mengenai diri seseorang, keraguan terhadap kepribadian, dan perasaan tidak suka yang disembunyikan bahkan kebencian pada seseorang.
7. Pertentangan, adalah suatu proses sosial yang dilakukan oleh seseorang maupun kelompok untuk mencapai tujuan tertentu dengan cara menantang pihak lawan melalui ancaman atau kekerasan.
 Bentuk Interaksi kerjasama, akomodasi, asimilasi, akulturasi, adalah interaksi yang bersifat Asosiatif, sedangkan persaingan, kontravensi, pertentangan, bersifat Disosiatif.

Faktor Pendorong Interaksi Sosial
1. Imitasi, yaitu proses peniruan tingkah laku orang lain untuk diterapkan pada seseorang yang meniru tingkah laku tersebut.
2. Sugesti, adalah suatu pendapat, saran, pandangan atau sikap yang diberikan pada seseorang dan diterima tanpa disertai daya kritik.
3. Identifikasi, merupakan suatu kecenderungan atau keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan pihak lain (meniru secara keseluruhan).
4. Simpati, adalah suatu proses dimana seseorang merasa tertarik pada pihak lain. Dalam proses ini perasaan memegang peranan yang sangat penting.

Demikian rangkuman sewaktu sekolah dulu...

Sumber: dikumpulkan dari berbagai sumber

Make Top Rank Blog